Archive for 5 April 2008
3rd Meeting : Installing OpenBSD
Proses installasi menggunakan OpenBSD 3.9 untuk i386 platform. PC
yang digunakan adalah:
- x86 Processor, dengan 40 GB harddisk, 64 MB RAM, dan memiliki 1
- ethernet card.
- Partisi terbagi dalam :
/ : 5 GB
swap : 2 GB
/usr : 5 GB
/var : 3 GB
/var/lib : 3 GB
/opt : 5 GB
/chroot : 5 GB
/tmp : 5 GB
/home : sisa partisi di alokasikan untuk dir : /home
- Keseluruhan harddisk digunakan untuk OpenBSD, (dedicated).
OpenBSD sendiri bisa didownload di http://www.openbsd.org
Asumsikan anda sudah memiliki CD dari OpenBSD dan komputer yang digunakan sudah mendukung booting dari CD ROM.
Setelah berhasil booting CD maka akan muncul loader dari OpenBSD. Cukup tekan ENTER untuk masuk ke dalam proses instalasi dari OpenBSD.
boot> ↵
Tekan ‘I’ kemudian ENTER untuk masuk ke proses install OpenBSD.
(I)nstall, (U)pgrade or (S)hell ? I ↵
Selanjutnya akan diminta memasukkan terminal type.
Terminal Type? [vt220] ↵
Akan muncul pertanyaan untuk keyboard mapping, pilihan default-nya sudah mencukupi, jika kita menggunakan standar QWERTY keyboard.
kbd(8) mapping? (‘L’ for list) [none] ↵
Selanjut nya masuk ke pilihan :
Proceed with install? [no] y ↵
Ketik Y , kemudian ENTER, ini merupakan kesempatan terakhir untuk membatalkan proses installasi tanpa menghapus semua data dalam harddisk.
Akan muncul pilihan untuk memilih harddisk yang akan digunakan. Karena disini hanya menggunakan satu harddisk IDE, pilihan nya
hanya wd0. OpenBSD, memberikan nama “sd” untuk SCSI disk, dan “wd” untuk IDE disk. Karena hanya ada satu disk, cukup tekan ENTER, karena OpenBSD secara otomatis sudah memilih harddisk tersebut.
Which is the root disk? (or ‘done’) [wd0] ↵
Selanjutnya muncul pertanyaan apakah keseluruhan harddisk akan digunakan untuk OpenBSD, karena di awal kita memang mau menggunakan untuk keseluruhan harddisk, ketik “Y” ENTER.
Do you want to use *all* of wd0 for OpenBSD? [no] y ↵
Setelah itu tampil menu untuk membuat partisi disk di OpenBSD. Ketik “?” untuk melihat perintah yang ada. Pada prompt ketik ‘p’ untuk melihat informasi tentang harddisk dan partisi yang ada.
Kemudian akan terlihat ada partisi “a” dan “c”. Partisi “c” merupakan keseluruhan dari Harddisk. Karena kita akan menggunakan keseluruhan harddisk untuk OpenBSD, maka kita akan mendelete partisi ‘a”. Pada prompt ketik
> d a ↵
Tekan “p” untuk melihat lagi, sekarang yang tinggal hanya “c”. Jika harddisk nya memilik partisi lain, selain “c” hapus terlebih dahulu dengan menggunakan perintah “d” , missal ada partisi “b” untuk mendelete nya ketik :
> d b ↵
Sekarang kita akan buat partisi sesuai dengan yang sudah ditentukan diawal tadi. Pada prompt ketik “a” untuk meng-add partisi.
> a ↵
Partition: [a] ↵ (partisi)
Offset : [63] ↵ (awal partisi)
Size : [83875302] 5G ↵ (ukuran partisi (di sini 5 GB))
Rounding to nearest cylinder: 10485657
FS type: [4.2BSD] ↵ (file system yang di gunakan)
Mount point: [none] / ↵ (root mount point)
Untuk membuat partisi lain ketik “a” lagi pada prompt.
> a ↵
Partition: [b] ↵ partisi
Offset : [10485720] ↵ (awal partisi)
Size : [83875302] 2G ↵ (ukuran partisi (di sini 2 GB))
Rounding to nearest cylinder: 4193910
FS type: [swap] ↵ (ENTER aja pilihan swap untuk membuat partisi swap)
Lakukan sampai semua partisi selesai di buat.
Setelah semua partisi berhasil di buat, tekan “p” pada prompt, untuk melihat partisi yang sudah di buat tadi.
> p ↵
Untuk menulis partisi tersebut ke harddisk dan keluar dari prompt, Ketik “q” pada prompt.
> q ↵
Write new label? [y] ↵
Setelah semua nya selesai, sekarang waktu nya untuk menyimpan dan kita akan ditanya sekali lagi mengenai mount point dari partisi yang dibuat tadi. Karena mount point nya sudah benar, ketik “done”
Mount point for wd0d (size=5242860k)? (or ‘none’ or ‘done’) [/usr] done ↵
Maka akan muncul konfirmasi apakah kita yakin untuk melanjutkan proses tersebut, ketik “y” pada prompt kemudian ENTER.
Are you really sure that you’re ready to proceed? [no] y ↵
Setelah proses partisi selesai, maka OpenBSD akan menanyakan nama hostname. Isi dengan hostname yang anda inginkan.
System hostname? (short form. E.g. ‘foo’) uchiha ↵
Nah, selanjutnya tinggal melakukan setting pada jaringan. Karena waktunya terbatas, maka akan dilanjutkan pada 4th Meeting, Insya ALLOH.

2nd Meeting : OpenBSD Intro
Apa itu OpenBSD?
OpenBSD adalah sistem operasi yang secure, freely available dan bersifat multi-platform. OpenBSD terspesialisasi pada security dan kebenaran fungsi. Dikembangkan dengan sangat teliti. Secara proaktif para developer mengaudit code-code system, sehingga OpenBSD dikenal sebagai sistem operasi yang sangat stabil dan secure tentunya.
Mengapa OpenBSD?
Karena keunggulan OpenBSD di antara sistem-sistem UNIX lainnya yang terletak pada security. Hal ini sejalan dengan semboyannya “secure by default”. Dengan jaminan yang dapat dipercaya, banyak korporat dan organisasi yang mengutamakan aspek-aspek keamanan menjadikan OpenBSD sebagai basis server jaringan dan Internet mereka. Dengan alasan inilah, komunitas ini menggunakan sistem operasi OpenBSD…
Sejarah OpenBSD
Pada awal 1990, Theo de Raadt bertanggungjawab untuk melakukan porting NetBSD pada mesin-mesin SPARC. Namun karena terjadi ketidakcocokan antara Theo dan NetBSD core team untuk masalah pengembangan NetBSD, membuat Theo hengkang dengan mendirikan proyek baru bernama OpenBSD.
OpenBSD lebih memfokuskan pada tujuan memproduksi sebuah operating system yang secure. Pada awal 1996, OpenBSD team membuat analisa baris-per-baris untuk setiap source code yang disertakan untuk menghindari adanya potensi bugs dan security hole. Dengan tujuan menemukan bugs sebelum orang lain menemukannya, membuat OpenBSD semakin matang dengan konsep “secure by default”-nya.
OpenBSD juga mengembangkan porting ke banyak mesin, hal ini sepertinya terinfluence dengan pengembangan NetBSD mengingat OpenBSD juga lahir dari NetBSD, telah banyak mesin-mesin Motorola 86k, VAX, dan Intel yang berhasil diinstall OpenBSD sebagai operating systemnya.
Apa saja yang disertakan dalam OpenBSD?
OpenBSD menyertakan applikasi-aplikasi yang umumnya diperlukan di setiap rilisnya. Diantaranya adalah:
X.org GCC (dengan peningkatan kemampuan) Perl 5.8.6 (dengan peningkatan kemampuan) Apache 1.3.29 (peningkatan kemampuan dari segi security) OpenSSL 0.9.7g (dengan peningkatan kemampuan) Groff 1.15 Sendmail 8.13.4 mail server, with libmilter. BIND 9.3.1 DNS server. (dengan peningkatan kemampuan) Lynx 2.8.5rel.2 (peningkatan kemampuan) Sudo v1.6.8p9, allowing users to run individual commands as root. Ncurses 5.2 KAME IPv6 Heimdal 0.6.3 (dengan peningkatan kemampuan) Arla 0.35.7 Binutils 2.15 (dengan peningkatan kemampuan) Gdb 6.3 OpenSSH 4.2 OpenNTPD 3.7 OpenBGPD 3.7
Untuk lebih lengkapnya silahkan baca bsd.bsd.bee.es.dee
1st Meeting : Intro…
Disini cuma bahas sedikit tentang visi dan misi MOST divisi networking serta pengenalan antar anggota.
Visi : Mewujudkan komunitas computer-networking dalam FMIPA-UB.
Misi : Mendukung Visi dalam memberikan nilai tambah untuk meningkatkan kualitas SDM Mahasiswa MIPA dalam mengantisipasi perkembangan Jaringan Komputer.
Anggota :
1. Mas Lukman (Biologi 2004).
2. Mas Khalim (Ilkom 2007).
3. Mas Muchlasin (Ilkom 2004).
Senior Member Border
4. Mas Muhammad Jawad (Ilkom 2006).
5. Mas “Genjot” (Ilkom 2006).
6. Mas Andri (Ilkom 2006).
7. Sigit Adinugroho (Ilkom 2007).
Experienced Member Border
8. Agung (Ilkom 2007).
9. Izza (Ilkom 2007).
10. Rachmad Rusfandi (STAN 2008).
11. Ivan Uchiha (Rookie).
Dummy member border